INDRALAYA,- Irdess Sumsel. Komisi Pemilihan Umum
Derah (KPUD), Ogan Ilir (OI), menggelar rapat pleno terbuka dengan agenda
pengambilan nomor urut pasangan calon, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Ogan
Ilir, periode Tahun 2016 - 2021. Yang bertempat dilhalaman depan Sekretariat
KPUD OI Selasa 25 Agustus 2015 pukul 14.00 WIB. Adapun pada acara tersebut
dihadiri sekitar 200 massa pendukung yang terdiri dari Tim pendukung pasangan
calon dan Partai pendukung masing-masing pasangan calon.
Acara rapat pleno terbuka dengan agenda
pengambilan nomor urut pasangan calon, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Ogan
Ilir, periode Tahun 2016 - 2021. Dibuka langsung oleh Ketua KPUD OI, saudara.
Annahrir, S.Ag, M.Si, dan dihadiri Divisi Hukum KPUD OI saudara. Amrah
Muslimin, SE, Divisi Sosialisasi Kampanye KPUD OI, saudara. Amrah Muslimin,
ST., Divisi Tehnik Penyelenggara KPUD OI, saudari Dra. Massuryati, Divisi
Logistik dan Data KPUD OI, saudari. Nelli Eponi, S.Pd., Ketua Panwaslih OI,
saudara. Syamsul Alwi, S.Sosi, M.Si, Divisi Pengawasan Panwaslih OI, saudari.
Dermawan Iskandar, Divisi Tindak Lanjut Panwaslih OI, saudari. Karlina, S.Pd.,
Letkol. Kav. Dwi Irbaya Sandra/Dandim 0402/OKI-OI, AKBP. Denny Yono Putro,
S.IK/Kapolres OI, H. Yulizar Dinoto, SH/Pejabat Bupati Kabupaten Ogan Ilir, Ketua
DPRD OI/Ahmad Yani, MM. Setda OI/Herman, Ketua Koni OI/Iklim Cahya.
Hasilnya, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati
Kabupaten Ogan Ilir (OI), pasangan H. Helmy Yahya dan H. Muchendi Mahzareki,
SE., mendapatkan nomor urut 1, dan pasangan calon AW. Nofiadi Mawardi, S.Psi
dan H.M. Ilyas Panji Alam, SH, SE, MM., mendapatkan nomor urut 2.
Usai melaksanakan pengambilan nomor urut, kedua
pasangan calon membacakan deklarasi damai yang pada intinya dua pasangan
tersebut, siap menjadi pemenang dan siap kalah. "Setelah pengundian nomor urut, kita bisa
saksikan dan tetapkan jika pasangan H. Helmy Yahya dan H. Muchendi Mahzareki,
SE., mendapatkan nomor urut 1, dan pasangan calon AW. Nofiadi Mawardi, S.Psi
dan H.M. Ilyas Panji Alam, SH, SE, MM., mendapatkan nomor urut 2. Setelah itu
kita juga bacakan deklarasi damai," ungkap Ketua KPU OI, Anahrir, S.Ag,
M.Si. Usai melaksanakan acara tersebut,
Pantauan Irdess Sumsel pengambilan nomor urut
berdasarkan pendaftaran di KPUD OI beberapa waktu yang lalu. Pasangan calon AW.
Nofiadi Mawardi, S.Psi dan H.M. Ilyas Panji Alam, SH, SE, MM., mendapatkan
kesempatan pengambilan nomor yang pertama dan pasangan calon H. Helmy Yahya dan
H. Muchendi Mahzareki, SE, mendapatkan kesempatan berikutnya.
Pada saat proses pengambilan nomor yang
dilakukan oleh kedua pasangan calon tersebut, membuat kedua Tim Pendukung
sepontan bersorak dan meneriakan yel-yel kemenangan.
Usai melaksanakan pengambilan nomor urut
pasangan H. Helmy Yahya dan H. Muchendi Mahzareki, SE., mengemukakan,
"kita akan bertarung pada Pilkada Ogan Ilir Tahun 2015 ini, kita bertarung
dengan santun, kita tidak boleh menjelekan lawan kita untuk merebut hati
rakyat, jargon kita adalah," Ogan Ilir harus maju, "
Sementara itu pasangan calon AW. Nofiadi
Mawardi, S.Psi dan H.M. Ilyas Panji Alam, SH, SE, MM., mengatakan, "Kita
akan mengerahkan seluruh Koalisi Partai, koalisi partai akan kita turunkan
untuk bergotong royong menuju kemenangan pada Pilkada Ogan Ilir pada 9 Desember
2015 mendatang,
Target kemenangan kita yang akan kita capai
adalah sebanyak 65%, Jargon kita Harus menang, " ungkapnya (Adi)
Selasa, 25 Agustus 2015
Sabtu, 15 Agustus 2015
SERUNYA PESTA PILKADA LANGSUNG
Indralaya - Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak telah ditetapkan Pemerintah pada tanggal 9 Desember 2015, walau jadwal tersebut masih beberapa bulan lagi, namun kemeriahan sudah semangkin terasa, berbagai dukungan mengalir deras kepada masini-masing kandidat, tidak terkecuali di Kabupaten Ogan Ilir (OI).
Salah satunya adalah dukungan yang dilakukan oleh seorang pengusahan sukses Ogan Ilir (OI). Saudara. Jumahir alias (Siwil) dengan tegas memberikan dukungan penuh kepada salah satu kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir Tahun 2016 - 2021, yaitu pasangan Aw Nofiandi Mawardi - Ilyas Panji Alam.
Saat dikonfirmasi dikediamannya Jum'at 14 agustus 2015 terkait dukungan sebelumnya, bukankah sebelumnya pada Pilkada Ogan Ilir terdahulu dukungan diberikan kepada kandidat yang sekarang kembali menjadi rival pasangan ini, saudara. Jumahir alias Siwil mengatakan, " ini saya lakukan karena belajar dari pengalaman terdahulu yang saya anggap bertentangan dengan hati nurani saya dan keluarga serta masyarakat, maka dari lubuk yang dalam pada Pilkada Ogan Ilir tahun 2015 ini saya sengaja mengalihkan dukungan sepenuhnya kepada pasangan AW Nofiandi Mawardi - Ilyas Panji Alam, " Unjarnya siwil
Lebih jauh dikatakan Siwil, " pasangan Calon Bupati Ogan Ilir AW Nofiandi Mawardi -Ilyas Panji Alam adalah pasangan yang paling ideal karena didukung oleh Partai Politik yang besar, seperti Partai Golkar dan PDI perjuangan, serta beberapa Parpol lainya yaitu seperti PPP, PKS dan Hanura, tentunya memiliki suara dan kursi terbesar di DPRD Ogan Ilir, yang akan memudahkan bagi pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam merealisasikan tuntutan dan aspirasi masyarakat.
Kemudian hal lain yang patut kita yakini bahwa pasangan AW Nofiandi Mawardi Yahya -Ilyas Panji Alam kelak bukan hanya janji-janji tetapi adalah bukti, tentunya kita berkaca dari keberhasilan pasangan Bupati Ogan Ilir terdahulu Ir. H. Mawardi Yahya yang notabene adalah orang tua dari AW Nofiandi, telah sukses membawa Ogan Ilir maju walau dalam usia hanya sebelas tahun, tentunya pengalaman ini dapat diwarisi dalam melanjutkan pembangunan Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang sejahterah dan gemilang, "paparnya.
lanjut Jumahir alias (Siwil), " Ogan Ilir wajib dipimpin oleh orang yang berpengalaman dan tahu dengan watak dan keinginan masyarakat Ogan Ilir itu sendiri, dimana hal itu sangat dimiliki oleh AW Nofiandi - Ilyas Panji Alam. Oleh karena itu dirinnya akan bahu membahu bersama tim pemenangan pasangan AW Nofiandi - Ilyas Panji Alam, agar pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang masyarakat Ogan Ilir memilih dan memenangkan pasangan AW Nofiandi - Ilyas Panji Alam menjadi Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir periode tahun 2016 - 2016, " Pungkasnya. (Adi, IRDESS)
Rabu, 29 Juli 2015
Pilkada Ogan Ilir, Mawardi : Hanya Satu Kata " Menang "
INDRALAYA - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Ogan Ilir (OI) Ir. H. Mawardi Yahya yakin, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Ogan Ilir, saudara. Ahmad Wazir Nofiadi Mawardi, S.Psi dan H.M. Ilyas Panji Alam, SH,. SE., MM. Dapat menjadi pemenang di Pemilukada (OI) 9 Desember 2015 mendatang.
"Hanya satu kata. Harus menang. Ogan Ilir untuk kita, Ogan Ilir milik kita, bukan untuk orang lain," hal tersebut diungkapkannya dalam orasi Politiknya saat melaksanakan deklarasi pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2015 periode 2016 - 2021, yang bertempat dilapangan terminal Km. 32, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir Minggu 26 Juli 2015 sekira pukul 15.30 WIB.
Di hadapan semua kader partai pengusung dan pendukung, para simpatisan dan sekitar 1500 orang massa pendukung pasangan AW. Nofiadi Mawardi, S.Psi dan H.M. Ilyas Panji Alam, SH,. SE., MM. ia mengemukakan, " tidak ada kata lemah dan kalah dalam perjuangan ini."
Lebih lanjut Bupati Ogan Ilir, saudara. Ir. H. Mawardi Yahya mengungkapkan sejarah perjuangannya pada masa-masa perjuangannya, " Di tempat ini sepuluh tahun yang lalu dan lima tahun yang lalu, kami mendeklarsikan diri, dan dimulai di tempat ini pula semuanya akan bermula. " Tidak ada kata kalah, Menang, menang dan menang."
Deklarasi pasangan Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir Tahun 2015. Pasangan saudara. AW. Nofiadi Mawardi, S.Psi dan saudara. H.M. Ilyas Panji Alam, SH,. SE., MM. Langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai PDI Perjuangan Provinsi Sumatra selatan saudara. Giri Ramanda Kiemas, SE. Anggota DPR RI dari Faraksi Partai PDI Perjungan, saudara. Yulian Gunhar, Dan dihadiri oleh seluruh Pengurus PAC PDI Perjuangan di 16 Kecamatan, Se-Kabupaten Ogan Ilir, dan dihadiri Funsionaris Partai Golkar, para petinggi Partai pendukung, Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP), Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA), Partai keadilan Sejahterah (PKS) dan Partai Kesatuan Bangsa (PKB).
Senin, 25 Mei 2015
KPUD OI Laksanakan Kegitan BIMTEK dan Sosialisasi PKPU No. 2 Dan PKPU No. 9 Tahun 2015
IRDESS, Indralaya.Komisi
Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Ogan Ilir (OI) laksanakan kegitan Bimbingan Teknis
(BIMTEK) dan Sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 2 Tahun
2015 tentang tahapan program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan Bupati dan
Wakil Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI), bertempat di Ruang Miting RM. Sederhana
Indralaya, Senin 25 Maret 2015 pada pukul 09.10 WIB. Adapun materi yang disampaikan
tersebut, " tentang Implementasi Peraturan Komisi Pemilihan Nomor 2 Tahun
2015 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan
Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota dan
Peraturan Komisi Pemilihan Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pencalonan Gubernur dan
Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota ".
Dalam acara (BIMTEK) dan Sosialisasi tersebut, dibuka langsung oleh Ketua KPUD (OI), Annahrir, S.Ag. M.Si. dan dihadiri oleh Anggota Komisoner Panwaslu (OI), Iskandar, SE, Sekda (OI), H. Sobli, Asisten I (OI), Wilson, Pabung (OI), Mayor. Sutomo, Kapolres (OI), AKBP. Deni Yono Saputro, Kasat IntelKam Polres (OI), AKP. Suparman, anggota Komisioner KPUD Provinsi Sumatra selatan Divisi Hukum, Pengawasan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Ahmad Naapi, SH. M.Kn. Sejumlah pengurus (Parpol) Partai PPB (OI), Kusriadi (Alon), Hanura (OI), Demokrat (OI), NasDem (OI) Serta seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Se-Ogan Ilir (OI), dan dihadiri sekitar 100 orang perserta tamu undangan.
Dalam sambutannya Ketua Komisi Pemilihan Umum
Daerah (KPUD) Ogan Ilir (OI) Annahrir, S.Ag, M.Si menyampaikan, " perlu
kami sampaikan bahwa pelakasaan tahapan pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati
Ogan Ilir (OI), tentang syarat dan ketentuan untuk pencalonan Bupati dan Wakil
Bupati dari Independen yaitu harus memenuhi syarat dukungan sebanyak 36412
dukungan, lebih dari 9 Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Ogan Ilir (OI),
pengurus syah, melampirkan persetujuan dari DPP masing-masing, untuk syarat
calon wajib ada pada masa pendaftaran, tetapi keabsahanannya diteliti pada masa
penelitian.
Disebutkan Annahrir untuk pengumuman
pendaftaran pasangan calon di media massa dan papan pengumuman KPU, selain itu
ada pendaftaran pasangan calon perseorangan, kemudian pasangan calon parpol,
" dalam PKPU berisi juga syarat calon dan dokumen pendaftaran, ada juga
ketentuan dokumen persyaratan calon, pemeriksaan kesehatan dan sebagainya.
Disinilah kita perlu sosialisasi agar mereka mengetahui dan menguasai, ".
Sementara itu untuk penetapan syarat calon
Bupati dan Wakil Bupati dari partai politik harus memiliki kursi paling sedikit
20% dari jumlah kursi DPRD, atau memiliki kursi diDPRD dan mempreroleh total
paling sedikit 25 % dari akumulasi perolehan suara sah dalam pemilihan Umum
Anggota DPRD.
Pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati
berdasarkan Undang-Undang nomor 8 tahun 2015 sangat berbeda dengan pemilihan
sebumnya, saya mengharapkan kepada seluruh penyelenggaraan Pemilukada Ogan Ilir
(OI) baik kepada Panwaslu Ogan Ilir (OI) serta instansi terkait pada
penyelenggaraan Pemilukada Ogan Ilir pada tahun 2015 ini, agar dapat bekerja
sama dengan baik dan sepaham dan tidak ada perbedaan pendapat agar pemilihan
calon kepala daerah Kabupaten Ogan Ilir (OI) dapat terlaksana sesuai dengan
harapan kita bersama.
Sementara itu sambutan Bupati Ogan Ilir (OI) H.
Mawardi Yahya, yang disampaikan oleh Sekda (OI) saudara. H. Sobli menyampaikan
; Penyelenggaraan sosialisasi
peraturan pencalonan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2015, disini saya sampaikan
kepada seluruh penyelenggara pemilukada Ogan Ilir (OI), agar dapat bekerja
dengan baik serta jujur adil, tertib dan profesional sesuai dengan yang
diamanahkan Undang-Undang dan dapat bekerja secara independent sesuai dengan
amanah Undang-Undang.
Menurut salah satu peserta (BIMTEK)Bahtiar, selaku ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir (OI), Kecamatan Indralaya ia menanggapi, " acara yang digelar pada ini bertujuan guna mensosialisasikan PKPU nomor 2 dan PKPU nomor 9 tahun 2015 tentang pemilihan calon Kepala daerah dan calon wakil kepala daerah, serta memberikan arahan bimbingan teknis kepada seluruh (PPK) panitia pemilihan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Ogan Ilir (OI), harapannya kedepan ini seluruh (PPK) beserta jajaranya agar dapat bekerja lebih baik lagi sesuai dengan peraturan dan per-Undang-Undangan yang ada, namun kita selaku (PPK) pemilihan calon Bupati dan calon wakil Bupati Ogan Ilir (OI), akan bekerja secara profesional dan independent sesuai dengan amanah undangan-undang (Adi).
Menurut salah satu peserta (BIMTEK)Bahtiar, selaku ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir (OI), Kecamatan Indralaya ia menanggapi, " acara yang digelar pada ini bertujuan guna mensosialisasikan PKPU nomor 2 dan PKPU nomor 9 tahun 2015 tentang pemilihan calon Kepala daerah dan calon wakil kepala daerah, serta memberikan arahan bimbingan teknis kepada seluruh (PPK) panitia pemilihan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Ogan Ilir (OI), harapannya kedepan ini seluruh (PPK) beserta jajaranya agar dapat bekerja lebih baik lagi sesuai dengan peraturan dan per-Undang-Undangan yang ada, namun kita selaku (PPK) pemilihan calon Bupati dan calon wakil Bupati Ogan Ilir (OI), akan bekerja secara profesional dan independent sesuai dengan amanah undangan-undang (Adi).
Jumat, 22 Agustus 2014
DIKNAS BELUM SOSIALISASI UUPA
IRDESS, KAYUAGUNG, OKI – Dinas Pendidikan
(Diknas) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), mengakui belum melakukan
sosialisasi tentang Undang-Undang No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Akibat
kekurangtahuan warga inilah disinyalir masih ditemukan kekerasan fisik terhadap
murid oleh oknum guru di Bumi Bende Seguguk, seperti yang dilakukan Saherni
(50), guru Matematika SDN Desa Anyar Kecamatan Kayuagung yang mencubit muridnya
hingga menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Kayuagung.
Sekretaris Diknas OKI, Dedi Rusdianto mengatakan, adanya kekerasan terhadap
salah satu siswi di SD Desa Anyar yakni Eka Ratu Anggraini. Walaupun dengan
cara mencubit, hal ini akibat minimnya pengetahuan guru terhadap Undang-Undang
No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. ”Bahwa saat ini tidak ada lagi
istilah menghukum siswa dengan cara kekerasan fisik, karena hal itu melanggar
UU perlindungan anak,” ujar Dedi kepada Media Irdess, Selasa (19/8).
Meski undang-undang perlindungan anak belum disosialisasikan secara khusus
ke sekolah-sekolah, menurut Dedi, sebenarnya dari Diknas sudah ada tata
tertib yang diberikan kepada
sekolah-sekolah agar para guru saat memberikan hukuman tidak boleh melakukan kekerasan
fisik, karena hal itu sudah tidak dibenarkan lagi.
”Kalau zaman dulu memang guru sudah hal biasa murid dipukul pakai mistar
dijewer dan sebagainya, tetapi hal itu tidak dibenarkan lagi untuk sekarang
ini,” ungkapnya.
Terkait belum disosialisasikan UU perlindungan anak tersebut, lanjutnya,
hal itu kewenangan dari Komisi Pelindungan Anak Indonesia (KPAI). ”Tetapi saat
ini di OKI belum ada KPAI, bahkan pihak KPAI Sumsel belum ada koordinasi dengan
kita terkait sosialisasi UU perlindungan anak ke sekolah-sekolah,” tambahnya.
Pihaknya sangat menyayangkan, adanya kejadian tersebut bahkan kasus
tersebut sampai ke meja pengadilan. ”Kami sangat menyayangkan mengapa kasus ini
sampai ke pengadilan, kasus ini sebenarnya bisa diselesaikan secara
kekeluargaan, tapi kenapa bisa ke meja pengadilan, kami mengimbau kepada
seluruh sekolah di OKI jika terjadi masalah seperti itu harus segera
diselesaikan secara kekeluargaan saja, jangan sampai ke meja pengadilan,”
bebernya.
Diknas juga mempertanyakan pihak sekolah yang tidak mengkoordinasikan
kejadian tersebut ke Diknas. ”Sejak awal pihak sekolah tidak pernah ada
koordinasi dengan kami terkait kasus ini, mungkin dia sudah lapor ke UPTD
tetapi tidak sampai ke kepala dinas, sehingga kita belum memberikan
pendampingan terhadap terdakwa sebagai salah satu tenaga pengajar di SD Desa
Anyar,” tukasnya.
Diharapkan kepada seluruh guru di OKI, dalam memberikan hukuman kepada
murid dengan cara-cara yang mendidik. ”Kalau memang murid tersebut tidak bisa
menjawab soal jangan dihukum fisik, hukumlah dengan cara mendidik seperti
memberikan soal tambahan atau yang lainnya,” tandasnya.
Sementara itu terdakwa Saherni yang sebelumnya memang tidak ditahan oleh
pengadilan mengatakan, dirinya tidak ada sama sekali niat untuk menyakiti apalagi
menganiaya para siswanya, yang dilakukannya semata-mata untuk mendidik para
muridnya agar dapat lebih giat lagi.
OKI PERLUAS LAHAN KEDELAI
IRDESS, KAYUAGUNG, OKI – Setelah
sebelumnya melakukan pembukaan 150 hektar lahan pertanian kedelai di Desa Muara
Burnai I, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten OKI, kini Pemerintahan Kabupaten
(Pemkab) OKI melalui Dinas Pertanian memperluas lahan kedelai dengan membuka
1.050 hektar lahan di Kecamatan Lempuing OKI.
Pembukaan lahan pertanian kedelai ini ditandai secara simbolis dengan
penanaman perdana yang dilakukan Wakil Bupati (Wabup) OKI, M Rifai SE bersama
Kepala Dinas Pertanian, Syarifuddin di Desa Tugujaya, Kecamatan Lempuing,
kemarin (20/8).
Wabup OKI, M Rifai SE didampingi Kepala Dinas Pertanian OKI, Syarifuddin
mengatakan, sebelumnya Pemkab OKI juga telah melakukan program Perluasan Areal
Tanam (PAT) di Desa Muara Burnai seluas 150 hektar.
”Sementara hari ini (kemarin) kita melakukan pembukaan 1.050 hektar lahan kedelai.
Kedepan di Kecamatan Mesuji Raya seluas 300 hektar,” ujarnya kepada Media Irdess, kemarin (19/8).
Dikatakannya, bantuan PAT ini diberikan dalam bentuk bantuan langsung
masyarakat. Peruntukannya berupa bantuan benih kedelai, pupuk NPK Phonska,
pupuk SP-3 dan lainnya.
Perluasan lahan tanam kedelai merupakan upaya pemerintah untuk mencapai
swasembada pangan non beras. Mengingat Indonesia beberapa tahun ini dilanda
krisis kedelai juga untuk meningkatkan produktivitas lahan dan perekonomian
petani.
”Hari ini kita menanam perdana kedelai, ini bentuk upaya diversifikasi
pangan agar lahan ini lebih produktif di masa selang. Kita ingin OKI tidak
hanya mampu surplus beras namun juga mampu menyokong surplus pangan non beras,”
terang Rifai.
Sementara perwakilan petani Kecamatan Lempuing, Diman mengaku berterima
kasih atas pelaksanaan program PAT di desa mereka. Program ini menurutnya
sangat membantu petani terutama dimasa belum mulainya masa tanam padi.
”Untuk mendapatkan hasil kedelai yang baik, kami petani Tugujaya dan
khususnya kecamatan Lempuing meminta kepada Bupati agar dibantu sumur bor dan
jalan tani,” harapnya.
Kamis, 14 Agustus 2014
WALI MURID KELUHKAN BIAYA IJAZAH
IRDESS, INDRALAYA, OI – Sebagian
wali siswa yang anaknya lulus di SMA Negeri 1 Kecamatan Indralaya Kabupaten
Ogan Ilir mengeluhkan biaya Rp150 ribu untuk mengambil ijazah di sekolah
favorit tersebut.
Hal ini diungkapkan salah satu wali siswa yang menolak namanya dikorankan. Menurutnya,
dana pengambilan ijazah dikeluhkan. Sebab, pemerintah sudah mengratiskan biaya
sekolah, apalagi saat ini sudah ada dana bos.
”Kami sebagai orang tua menjadi saksi memberikan uang ini. Takutnya akal-akalan
anak kita saja. Tapi setelah kita tanya dengan wali siswa lain, rupanya benar
ada biaya pengambilan ijazah,” keluhnya.
Sebelumnya, katanya, tidak ada kesepakatan jiwa wali siswa dan guru
menetapkan harus membayar ijazah. ”Kalau diberitahu dan dananya jelas kita
ikhlas,” imbuhnya.
Sementara itu, saat wartawan Media Irdess meminta konfirmasi terhadap kepala sekolah bersangkutan belum mau
berkomentar.
Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) SMA/SMK dan MA sederajat, Rudy Pasrah
mengaku tidak mengetahui persoalan tersebut akan dikroscek terlebih dahulu. ”Saya
baru tahu info ini, nanti kita koordinasikan terlebih dahulu kepada kepala
sekolah,” ungkapnya.
Dibeberkan Rudy, untuk pengambilan ijazah menurut aturannya tidak dikenakan
biaya alias gratis. ”Kecuali ada hal-hal lain yang menyangkut siswa itu
sendiri, apakah mereka mau menyumbang atau lainnya, ya kalau tidak ada
kesepakatan itu salah,” terangnya.
Ditambahkannya juga, bahwa siswa yang tamat tahun ini sebanyak 175 siswa
yang terdiri dari 3 kelas.
Langganan:
Postingan (Atom)


