Selasa, 07 Mei 2013

Kegiatan Kampanye Rawan Bentrok



KAYUAGUNG – Pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) bupati dan wakil bupati maupun gubernur dan wakil gubernur sebentar lagi akan segera memasuki dalam tahapan masa kampanye.  Untuk itu guna mengantisipasi dan menghindari terjadinya bentrokan antar pendukung atau tim sukses dari masing-masing kandidat, Komisi Pemilu Umum (KPU) Kaupaten Ogan Komering Ilir (OKI), bersama 18 Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mulai melakukan koodinasi tentang pengaturan jadwal kampanye.
 
“Sebelum dilakukan kegiataan kampanye, maka perlunya dilakukan penyamakan persepsi dan mengkoordinasikan jadwal kampanye serta lokasi kampanye serta lokasi kampanye pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Kabupaten OKI dan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Provinsi Sumatera Selatan, “ungkap anggota komisioner KPU Divisi Hukum dan Sosialisasi, Ihsan Hamidi SAg Mpdi, kepada Koran ini kemarin (6/5).

Dikatanya, dalam pelaksanaan kampanye tentu kan banyak menghadapi kendala di lapangan, dan jika tidak mempunyai perencanaan matang akan sangat rawan terjadinya bentrok atar tim sukses.  Oleh karena itu, perlu dilakukannya penyamaan persepsi dari masing-masing penyelanggaran pamilu di setiap tingkatan.

“Koordinasi dengan semua pihak sangat perlu dilakukan, sebelum dilaksanak ka,panye, PPK hendaknya dapat memberitahukan kepada pengelolah lapangan atau lokasi kampanye, bahwa lokasi tersebut akan digunakan untuk menggelar kampanye pasangan calon pemilukada pada waktu yang ditentukan, “terangnya.

Harapannya, kata Ihsan, semoga dalam pelaksanaan kampanye pasangan cabup-cawabup atau cagub-cawagub pada 20 Mei – 2 Juni mendatang dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Spanduk Pilkada Masih Marak



FM OKI Desak Panwaslu Tegas
 
KAYUAGUNG – Meskipun telah dilakukan penertiban atribut kampanye pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) baik Bupati dan Wakil Bupati  (Wabup) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) maupun Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan (Sumsel) yang akan digelar secara serentak pada 6 Juni mendatang, saat ini masih banyak terdapt spanduk dan baliho berukuran besar yang terpasang di tempat-tempat umum, untuk itu Tim Pemantau Indevendent Forum Masyarakat (FM) OKI, mendesak Panitia Pengawas Pemuli (panwaslu) berindak tegas dan memberikan sanksi terhadap pihak yang melakukan pelanggaran atau kecurangan pemilukada.

“Kami melihat saat ini masih banyak terdapat spanduk dari masing-masing calon kandidat pemilukada baik bupati dan wabup yang berkeliaran di tempat-tempat umum, padahal seharusnya atribut pemilukada harus dibersihkan sebelum memasuki masa kampanye, “ungkap Ketua Tim Pemantau Independent, N Hudaya Wahadi ST didampingi Ketua FM OKI, Ferdiansyah dan Pembina FM OKI Syahril Akip SH, kepada koran ini, kemarin (6/5).

Untuk itu, lanjut N Hudaya guna menciptakan pelaksanaan pemilukada yang bersih, jujur dan adil, pihaknya mengingatkan agar Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) bersikap tegas dan tidak diskriminatif, sesuai dengan fungsi kontrol dan pengawasan.

“kami sangat mengharapkan profesionalisme Panwaslu, karena ada beberapa temuan kami di lapangan, saat ini masih banyak spanduk atau baliho kandidat pemilukada yang terpasang dan tidak dilakukan penurunan, dan tidak dilakukan penurunan, dan justru sebaliknya,  Kok bendera FM OKI yang tidak ada kaitanya dengan pemilukada di Desa Sukamulya, Kecamatan Air Sugian dilakukan penurunan.  Hal ini menurut kami kinerja Panwaslu OKI belum maksimal dan kurang sosialisasi, padahal pemerintah telah menggelontorkan anggaran yang cukup, agar proses pelaksanaan pemilukada berjalan sebagaimana mestinya, “ungkap Hudaya.

Sementara ketua panwaslu OKI, Deri Irawan, sebelumnya pihaknya telah melakukan penertiban berbagai atribut kampanye dengan melibatkan satua polisi pamong praja dan juga panitia pengawas pemilu kecamatan (panwascam).  Dalam penertiban atribut tersebut petugas telah berhasil mengamnkan atau melakukan penyitaan ribuan lembar baliho kandidat pemilukada yang sifatnya kampanye.

Dalam penertiban tersebut, Panwaslu juga menemukan adanya indikasi pelanggaran tahap Pemilukada yang dilakukan oleh tim sukses dari pasangan Calon Buapti (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) serta pasangan Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Periode 2013 – 2018.  Hal ini berdasarkan laporan dari panwascam, saat rapat koordinaso evaluasi penertiban atribut kampanye di Sekretariat Panwaslu Kabupaten OKI, pada akhir April lalu.

“Berbagai macam jenis laporan yang kita terima dari panwascam selama penertiban atribut kampanye peserta pemilukada, yang mengarah adanya indikasi pelanggaran dalam tahap pemilukada, “ungkap, Deri Siswdi SIP.

Kendati sudah disosialisasikan kepada seluruh timses pasangan cabup dan cawabup serta cagub dan cawagub, namun hingga saat ini masih ada atribut kampanye yang belum dilepas, untuk itu Panwaslu melalui panwascam kini terus melakukan penertiban tersebut.

Sementara Devisi Pananganan Pelanggaran Panwaslu OKI, M Fahrudin SH, sebelumnya juga menegaskan panwascam memiliki wewenang dan berhak melakukan penertiban tersebut.  “Panwascam memiliki dasar untuk melakukan penertiban tersebut, dan jika ditemukan adanya pelanggaran dalam tahap pemilukada harus segera dilaporkan, “tegasnya.

Senin, 06 Mei 2013

108 KK Terima Sertifikat Kelolah Hutan



KAYUAGUNG – Kebahagiaan kian dirasakan Warga Terusan Sialang, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).  setelah Bupati OKI H. Ishak Mekki secara resmi menyerahkan setifikat Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanamab (IHUPHHK) dari kementerian kehutanan RI kepada sebanyak 208 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Lempuing Jaya, sabtu (4/5).
 
Serifikat IHUPHHK HT ini masing-masing kepada 33 KK kelompok Tani Hutan (KTH) karet seluas 54,75 ha, 44 KK kelompok tani hutan Jelutung seluas 89 ha dan seluas 46,5 ha untuk 31 KK kelompok tani rengas.

Diberikannya askses legal kepada masyarakat untuk mengelolah hutan kawasan Terusan Sialang ini adalah dalam rangka pemberdayaan dan meningkatkat kesejahteraan masyarakat setampat.  Bupati OKI melalui Dinas Kehutanan Kabupaten OKI belakangan ini memang telah bekerja keras untuk mengusukan legalitas pemanfaatan hutan ini kepada Kementerian Kehutanan Republik Indonesia untuk dimanfaatkan masyarakat setempat.

“Alahamdulillah melalui proses yang cukup panjang dengan upaya keras Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI dan dukungan masyarakt kita telah memperoleh izin pemanfaatan kawasan Hutan Sialang ini untuk digunakan sebujak mungkin oleh masyarakt.  Kami berharap dengan terbitnya izin ini dapat memberdayakan masyarakat dan masyarakat semakin sejakhtera, “kata Ishak Mekki.

Selain menyerahkan sertifikat hak kelolah hutan, hari ini juga isahak menyerahkan dana hibah sebesar Rp 1 milyar untuk pengerasan jalan, gedung lokal belajar dan untuk membangun balai pertemuan yang diterima oleh tokoh masyarakat setempat.

Hrejes mewakili masyarakat Terusan Sialang berulangkali mengucapkan terima kasihnya, kepada Bupati OKI dan jajaran.  “Terimakasih Pak Bupati penantian warga kini sudah terealisasi, kami berharap Pak Ishak terus memimpin kami karena Pak Ishak pemimpin yang peduli dan mengutamakan masyarakat, “katanya terbata-bata.

H Rejes menilai kebijakan Bupati OKI menyerahkan pengelolahan kawasan hutan Sialang kepada masyarakat sebagai keputusan yang sangat bijak dan pro rakyat.

Distan OKI Data Alih Fungsi Lahan



KAYUAGUNG – Untuk lahan pertanian di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OI) terutama lahan sawah cukup luas, tetapi dengan berbagai alasan membuat masyarakat atau sejumlah kelompok petani setiap tahun melakukan alih fungsi ladah dari tanaman pangan ke tanaman komoditi.
 
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKI, Ir Asmar Wijaya MSi, melalui Kasi Pengelolaan Lahan Syarifudin SP mengatakan, setiap tahun alaih fungsi lahan selalu terjadi yaitu kahan dari tanaman pangan ke perusahaan lain dengan berbagai komoditi yang dihasilkan seperti, karet, kelapa sawit dan lainnya.

“Setiap tahun, selalu sja ada alih fungsi lahan dari tanaman pangan ke komoditi lainnya dan bidang perusahaan perkebunan, tetapi untuk sekarang ini masih dalam tahap pendataan, “ujarnya.

Syarifudin mengungkapkan dari pendataan petugas di lapangan untuk alih fungsi lahan yang ada saat ini terus dilakukan pendataan dan untuk pendataan alih fungsi lahan ini hingga akhir Agustus nanti baru selesai.

Lanjut dia, Kabupaten OKI mempunyai lahan paertanian yaitu berupa lahan persawahan dengan berbagai tipe cukup luas.  Mulai dari lahan sawah lebak, lahan sawah pasang surut, lahan sawah tadah hujan dan lahan sawah jenis lainnya.

Nah dari sekian banyak jenis lahan sawah itu, tersebar di 18 kecamatan yang ada, seperti untuk Mei ini merupakan musim tanam lahan lebak tang tersebar di 7 Kecamatan.  Dari kecamatan itu terditi dari SP Padang, Pedamaranm Teluk Gelam, Tanjung Lubuk, Jejawi, Pampangan dan Kecamatan Kayuagung sendiri.

Selain itu lahan lebak juga terdapt di kecamatan Air Sugihan tetapi untuk IP 200 dan juga pada kecamatan Lempuing dan Lempuing Jaya dengan IP yang sama 200.  Untuk diketahui walaupun alih fungsi lahan selalu ada setiap tahunnya dan diprediksi capai 5 persen, tetapi untuk kabupaten OKI tetap mempunyai hasil produksi oadi yang banyak, karena lahan produksi padi yang banyak, karena lahan pertanian laus yang tersebar di 18 kecamatan dalam Kabupaten OKI.
INDRALAYA-Perusahaan Listrik Negara (PLN) cabang kabupaten Ogan IIlir saat ini sedang melakukan pemasangan 10 buah trafo sisipan untuk mengatasi droup tegangan dan peningkatan pelayanan mutu tegangan serta untuk meningkatkan ratio elektrifikasi di kabupaten Ogan ilir (OI),

Hal tersebut dikatakan Rahman, ST. Selaku Manajer PT.PLN (Persero) Rayon Indralaya saat di konfirmasi di ruang kerjanya senin 6/5 pada pukul 14:20wib, "Pelaksanaan pemasangan trafo sudah kita mulai pada hari jum'at 3/5  pagi,
Kita mulai melakukan pemasangan trafo  dari wilayah kota kabupaten ogan ilir
Dengan masa kerja pemasangan trafo selama 60 hari masa kerja, jenis trafo yang di pasang  berkapasitas
50 KPA.
Kita akan melakukan Pemadaman aliran listrik dan di usahakan semanimal mungkin untuk pemadaman aliran listrik tersebut, kita akan mengatur jaringan aliran listrik  jagan sampai padam menyeluruh untuk pemasangan distribusi memerlukan pemadaman pada fider jaringan tengah-tengah tidak seluruhnya dan itu tidak lama paling-paling  beberapa meneit saja sampai pemasangan telah selesai.
Kini trafo yang terpasang sudah tiga trafo yakni di daerah Bakti guna, DPRD OI dan diTerminal 32, "ujarnyaRahman

Masih kata Rahman,Menurutnya," pemasangan trafo ini berdasarkan usulan dari pada Pihak PLN Rayon Indralaya, yang didanai oleh APLN.
Pihak PLN Rayon indarlaya haya melakukan pengawasan Realisasi pendistribusian pemasangan trafo tersebut bahwa pihaknya tidak melakukan pemasangan, karena pemasangan ini di supkan kepada pihak ke tiga jadi yang mengerjakan adalah pihak ketiga
yang ter penting pemasangan selesai/tertanam tepat pada waktu 60 hari masa kerja," jelasnya

Sabtu, 04 Mei 2013

Panwaslu Akan Mengear Inspeksi Kepanwascam Se OI

INDRALAYA-Ketua Panitia Pengawas Pemilu ( Panwaslu) Kabupaten Ogan ilir (OI), Syamsul alwi, S.sos,i saat dikonfirmasih pada hari kamis 2/5 pada pukul 13:30 wib,  terkait kegiatan Panwaslu kedepan ini menjelang memasuki tahapan kampanye pihaknya akan menggelar Inspeksi kepanwascam seKabupaten Ogan ilir, guna membangun kerja-kerja intern lembaga monitoring untuk mengantisipasi kalau ada kegitan pasangan calon gubernur dan cawagub serta tim pendukung pasangan cagub dan cawagub yang melakukan kampanye baik terbuka ataupun terselubung diwilaya Ogan ilir.

Menurut Ketua Panwaslu Kabupaten Ogan ilir, Syamsul alwi, S.sos,i mengatakan, " Monitoring itu dalam rangka menindak lanjuti dari hasil sosialisasi dan pasca penertiban atribut pasangan calon beberapa hari yang lalu. Dikatakannya Pihaknya akan melakukan tindakan yang secara tegas dan tidak pandang bulu apabila pihak panwaslu menemukan alat peraga kampanye yang masih terpampang/terpajang sebelum memasuki hari tahapan kampanye seperti pada taggal 25-26 april lalu, Inspeksi mulai digelar selama 4 hari di mulai pada hari selasa tanggal 30 april sampai dengan hari jum'at 3 mei  hari terakhir inspeksi juam'at tanggal 3/5  2013 adapun hari juam'at panwaslu akan menggelar inspeksi ketiga kecamatan yakni, kekecamatan muara kuang, Rambang kuang dan lubuk keliat "tegasnya

Masih kata Syamsul Alwi, "Beberapa hari yang lalu pihak panwaslu sudah menertibkan dan membersihkan alat peraga kampaye/atribut pasangan cagub dan cawagub disepanjang jalan lintas, dan kini pihaknya akan terus melakukan monitoring diwilaya Ogan ilir siapa tauh masih ada yang dipasang kembali sehingga diharapkan Ogan ilir benar-benar bersih dari atribut pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur sumatra selatan sampai dengan tagal 20 mei 2013 nanti,"unjarnya

Ketua Tim Relawan Ungu OI dan OKI Belum menyatakan sikap dukungan Pada Cagub dan Cawagub,

INDRALAYA-Ketua Tim Relawan ungu kabupaten Ogan ilir (Oi) Zulkifli  dan Ketua Tim Relawan Ungu Ogan Komring Ilir, (OKI) Abu zaidi romli Angkat bicara kepada media online Irdess sumsel juam'at 3/5 pada pukul 15:00 wib. Di kantor sekretaris DPD Partai Keadilan dan Persatuan Indonesi (PKPI) Ogan ilir,  Menyatakan Pihak Tim Relawan Ungu kabupaten Ogan ilir dan Tim Relawan kabupaten Ogan Komring ilir, belum ada pernyataan sikap untuk mendukung pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur. H. Alex nourdin dan H. Isyak Mekki.

Pasalnya Ketua Tim Relawan Ungu kabupaten ogan ilir Zulkifli Mengatakan, " sampai pada saat ini Ketua Tim Relawan ungu provinsi sumatra selatan belum ada Koordinasi yang bersifat Internal maupun eksternal kepada tim relawan ungu kabupaten OI dan Oki, untuk membuat pernyatan sikap secara resmi, makanya kami selaku ketua tim relawan ungu kabupaten OI dan OKI, sampai dengan saat ini kami belum melakukan sosialisai terkait dungungan. Kepada salah satu pasangan calon cagub dan cawagub sum sel apa lagi kepada pasangan Calon H. Alex nourdin dan H. Isyak Mekki. Jumlah anggota tim relawan ungu di kabupaten ogan ilir dari 16 kecamatan yang ada di (OI) ada 4000 anggota Relawan Ungu, jadi saya selaku pengurus ketua Tim Relawan ungu kabupaten Ogan ilir, beserta pengurus di tinggkat  kecamatan sampai dengan pada hari ini belum menyatakan sikap dukungan kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. tegasnya zulkifli

Hall senada dikatakan Oleh ketua Tim Relawan Ungu kabupaten Ogan Komring Ilir (OKI) Abu zaidi romli mengatakan, "saya juga selaku ketua Tim Relawan ungu kabupaten Ogan komring illir,(OKI) beserta para pengurus relawan tingkat kecamatan dari 18 kecamatan yang ada di kabupaten (OKI) dengan jumlah anggota 5000 orang anggota relawan ungu kabupaten (OKI), juga belum mengadakan pernyataan sikap untuk mendukung pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur H. Alex nourdin dan H.Isyak mekki, karena sampai denga saat ini belum ada koordinasi atara Relawan ungu Propinsi sumsel dengan kabupaten (OKI),"unjarnya