Rabu, 02 April 2014

KPU OKI DIRIKAN TENDA DARURAT


IRDESS, KAYUAGUNG, OKI – Guna mengamankan logistik pemilu legislatif (pileg), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Ogan Komering Ilir (OKI) terpaksa menyewa tenda darurat sebagai tempat untuk meletakkan dan menyimpan logistik yang akan digunakan pada 9 April mendatang.
Pemasangan tenda darurat terpaksa dilakukan mengingat KPU OKI tidak memiliki gudang refresentatif untuk menyimpan logistik sebelum didistribusikan ke setiap PPK dan PPS.
Sekretariat KPU OKI sendiri sudah cukup lama berdiri dan menumpang di gedung eks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung, namun hingga kini tak kunjung ada gudang, jangankan membangun gedung baru, gudang penyimpanan pun harus menyewa tempat.
Pantauan Irdess Sumsel di lapangan, Selasa (1/4), setidaknya ada delapan unit tenda berikut panggungnya disewa oleh KPU OKI sejak dua pekan lalu. Di atas panggung ini disusun logistik pemilu yang sudah tersusun dan dimasukkan ke dalam kotak. Agar tak basah ketika hujan turun, pihak KPU OKI terpaksa menutupnya dengan terpal meskipun sudah di bawah tenda.
Ketua KPU OKI Dedi Irawan, mengatakan, pihaknya terpaksa mendirikan tenda-tenda di depan sekretariat KPU karena tidak ada gudang. Padahal logistik ini sangat penting sebab jika logistik ini mengalami kerusakan atau hilang, dapat mengancam pelaksanaan pemilu di Bumi Bende Seguguk.
”Kita sudah berulang kali menyampaikan permohonan ke Pemkab OKI, baik untuk pembangunan gedung baru maupun pinjam pakai gedung milik pemerintah, namun hingga saat ini belum ada realisasinya,” ujar Dedi.
Dikatakannya, pemasangan tenda untuk menyimpan logistik dilakukan lantaran seluruh ruangan yang ada di Kantor KPU OKI sudah penuh sesak oleh logistik yang hingga saat ini belum dikirimkan ke PPK dan PPS, mengingat masih ada kekurangan beberapa logistik. ”Seluruh ruangan sudah penuh sesak, oleh karena itu tidak ada cara lain terpaksa pasang tenda,” akunya.
Dijelaskannya, hingga saat ini masih ada logistik yang belum lengkap sehingga belum bisa didistribusikan. Setidaknya ada kekurangan 1.900 lembar surat suara, mulai dari surat suara DPD, DPR RI, DPR Provinsi, dan DPRD Kabupaten. ”Selain itu formulir C1 plano juga belum tiba dan saat ini sedang dalam perjalanan, kalau tahapannya untuk tanggal 1-5 April logistik sudah tiba di PPK, sedangkan untuk di TPS H-1,” terangnya.





Selasa, 01 April 2014

TRUK OVER KAPASITAS DOMINASI DI JALINTIM


IRDESS, INDRALAYA, OI – Banyaknya truk, fuso dan trailer melintasi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Indralaya, ternyata muatannya rata-rata melebihi atau over kapasitas. Tak pelak tidak sedikit kendaraan ini terbalik, bahkan berjalan lamban. Hal ini diungkapkan langsung Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ogan Ilir (OI), Drs Mutarsyah melalui Kepala Bidang (Kabid) LLAJ, M Yusrizal.
Menurut dia, Dishub OI belum memiliki peralatan untuk melakukan pengukuran muatan truk yang melebihi batas tersebut. ”Saat ini, Dishub OI tidak memiliki alat untuk mengukur muatan dalam kendaraan yang melebihi volume atau melebihi kapasitas,” ujarnya pada Irdess Sumsel, Minggu (31/3).
Menurut dia, belum adanya alat pengukur beban truk memang menjadi kendala serius. Pasalnya, Dishub OI akan memberikan sanksi bagi kendaraan yang melebihi beban maksimal 8 ton. ”Kita rutin menggelar razia, selama menunggu kebijakan baru, kita tetap melakukan pengawasan dengan menjaring truk yang muatannya diduga melebihi tonase,” katanya.
Mengatasi tidak adanya alat ukur muatan truk, Dishub OI, akan melakukan pengawasan dengan cara pengamatan di lapangan secara langsung oleh para petugas. Bila ada kendaraan yang melintas dengan beban muatan lebih dan tinggi ukuran barang bawaan yang tidak wajar, maka akan dilakukan penindakan yaitu penilangan.
”Pada saat razia yang digelar bersama tim gabungan dari Dishub Provinsi Sumsel, Dishub Ogan Ilir dan pihak kepolisian serta TNI, beberapa hari yang lalu kita berhasil menindak 60 truk yang memiliki muatan melebihi tonase,” terangnya.
Dibeberkannya juga, bahwa rata-rata yang ditilang adalah truk yang memiliki kapasitas lebih. ”Serta sejumlah kendaraan yang tidak memiliki surat menyurat yang lengkap, kebanyakan truk yang ditilang ini berasal dari daerah luar OI, seperti Jakarta dan Jawa,” tukasnya.




Jumat, 28 Maret 2014

PBB OI SIAPKAN RATUSAN SAKSI


IRDESS, INDRALAYA, OI – Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Ogan Ilir (OI) siap menyambut hajatan pesta demorkasi 9 April 2014 mendatang. Demi mengantisipasi kecurangan saat hari pencoblosan, DPC PBB Ogan Ilir yang dipimpin Kusharyadi Alun, menyiapkan ratusan saksi-saksi untuk ditempatkan di tiap-tiap tempat pemungutan suara (TPS).
Hal tersebut terungkap pada konsolidasi partai di posko kemenangan PBB Ogan Ilir di Indralaya, Kamis (27/3). Acara konsolidasi dihadiri Ketua DPW PBB Sumsel H Ju         nial Komar serta puluhan calon legislatif (caleg) PBB dari tingkat DPR RI, DPRD Sumsel, dan DPRD Ogan Ilir, serta sejumlah simpatisan dan kader PBB Ogan Ilir.
”Saksi PBB adalah ujung tombak partai. Kinerja dan pengabdian dari para saksi memberikan kontribusi bagi pemenangan partai,” ujar Kusharyadi Alun yang maju sebagai caleg DPRD Ogan Ilir nomor urut satu dari dapil 1.
Dia menjelaskan, tugas dari para saksi, tidak hanya memantau dan mengawasi saat pemungutan suara di TPS. ”Para saksi adalah mata dan telinga PBB Ogan Ilir. Di pundak para saksi inilah, akan menentukan hasil pemilu yang demokratis, jujur, dan adil,” tegasnya.
Hal senada diungkapkan Ketua DPW PBB Sumsel H Junial Komar. Dia mengatakan bahwa para saksi partai akan mengawasi selama proses pemilu. Mulai dari perhitungan di TPS hingga rekapitulasi dan penetapan hasil suara.
”Kami mengumpulkan para caleg dan kader, agar mempersiapkan para saksi, sehingga mereka bisa bekerja saat pencoblosan nanti, dan dalam waktu dekat kita akan menggelar pelatihan dan bimbingan teknis kepada ratusan saksi partai yang telah diberikan mandat, sehingga bisa mengantisipasi timbulnya kecurangan. Kita berharap setiap dapil dapat perwakilan satu kursi,” kata Junial.






Kamis, 27 Maret 2014

2015, PENGGUNA NARKOTIKA CAPAI 28%


IRDESS, KAYUAGUNG, OKI – Berdasarkan penelitian yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bekerjasama dengan sejumlah pusat ilmu kesehatan, menghasilkan data penyalahgunaan Narkotika di Indonesia tahun 2011 mencapai angka 2,2 persen dari jumlah penduduk di negeri ini.
Angka tersebut memang terbilang tinggi. Namun dari tahun ke tahun berikutnya bukan terjadi penekanan. Prediksi penelitian yang dilakukan institusi milik pemerintah itu, pada tahun 2015 mendatang justru penyalahgunaan narkotika menyentuh angka 2,8 persen.
Demikian dikatakan Plt Sekda OKI, H Husin SPd MM mewakili Bupati OKI Iskandar SE saat menghadiri pembekalan Satuan Petugas (Satgas) Anti Narkoba Kabupaten OKI, di Gedung Kesenian Kayuagung. Pembekalan diberikan kepada 567 peserta sebagai Satgas Anti Narkoba di OKI, kemarin (26/3).
Dikatakannya, pada dasarnya narkotika merupakan obat dalam memberikan pelayanan kesehatan dan sebagai bahan untuk penelitian di bidang kesehatan. Namun seiring kemajuan zaman, narkotika justru disalahgunakan.
”Narkotika ini sebenarnya baik dan bermanfaat. Tapi jika sudah disalahgunakan akan sangat berbahaya,” ucapnya sembari mengatakan, dampak buruk penggunaan Narkotika menjadi penyebab Lakalantas, kenakalan remaja, pembunuhan, pencurian dan tindak pidana kriminal lainnya.
Di era saat ini, kata Husin, peredaran Narkotika sudah merambah ke pelosok desa termasuk di Kabupaten OKI. Pemkab OKI pun menghimbau kepada seluruh warga OKI agar tidak coba-coba mendekati dan mengkonsumsi Narkotika karena merugikan kesehatan dan perekonomian.
Terkait sudah banyaknya pengguna narkotika yang ketergantungan dengan barang haram itu, BNN dan sejumlah rumah sakit sudah menyiapkan pelayanan rehabilitasi. Bagi pecandu narkotika tidak ada kata terlambat untuk mendapatkan pelayanan gratis itu.
Sedangkan Kepala Badan Narkotika Kabupaten (BNK) OKI, M Amin SPd MM menjelaskan, 567 peserta yang menjadi Satgas Anti Narkoba itu utusan dari pelajar di sejumlah sekolah, kecamatan, kelurahan/desa, SKPD dan instansi vertikal lainnya.
”Narasumbernya dari BNP Sumsel, Satres Narkoba Polres OKI dan Dinkes OKI. Tujuannya untuk memberikan pengetahuan kepada Satgas agar terbentuk jiwa yang benar untuk mengantisipasi peredaran Narkoba di daerah ini,” tukasnya.





Rabu, 26 Maret 2014

BANYAK PARPOL KAMPANYE DOOR TO DOOR


IRDESS, INDRALAYA, OI – Minimnya dana membuat banyak partai politik (parpol) di Kabupaten Ogan Ilir (OI) enggan memanfaatkan kesempatan berkampanye dialogis maupun kampanye akbar yang diberikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Ilir. Mereka malah memilih mendatangi rumah-rumah penduduk alias door to door.
Seperti dikatakan Ketua DPC Partai Gerindra OI Firmansyah saat dibincangi Irdess Sumsel, Selasa (25/3). Dia mengatakan, saat ini tidaklah efektif jika melakukan kampanye besar-besaran mengundang artis maupun mendatangkan massa.
”Kita kan tidak tahu apakah massa yang datang itu benar mencoblos kita, butuh dana besar itu, sementara kita lagi butuh dana. Lebih baik door to door mendatangi rumah warga. Pamit bersilaturahmi agar mereka kenal langsung kepada kita,” tuturnya.
Dengan pertimbangan itu, lanjut Firmansyah, pihaknya tidak melakukan kampanye akbar. ”Apalagi Ketua DPD Gerindra kita, Pak Nur Iswanto, telah meninggal, jadi kami pilih yang lebih sederhana saja,” imbuhnya.
Sikap serupa dilakukan Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), ketiga parpol ini juga tidak melakukan kampanye akbar. ”Kami kemarin ikut kampanye akbar di Palembang, jadi tidak buat lagi kampanye di Ogan Ilir. Kita langsung mendatangi masyarakat dan mengumpulkan konstituen,” ujar Ketua DPD Partai Nasdem Ogan Ilir H Achmad Syafei.
Sementara Ketua DPC Hanura Ogan Ilir Marzuki mengatakan, pihaknya tidak melakukan kampanye akbar di Ogan Ilir dengan alasan menghemat dana. ”Ya ngirit biayalah, jadi langsung ke rumah penduduk saja. Kitakan sudah kampanye di OKI bahkan Ketum Hanura Wiranto yang hadir,” katanya.







Selasa, 25 Maret 2014

MENJELANG 9 APRIL 2014 CALEG PAN NOMOR URUT 3 TARIK SIMPATI WARGA DESA SUAK BATOK



IRDESS, INDRALAYA, OI – Tak kurang dari 200 orang warga Desa Suak Batok Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), antusias mendengarkan sambutan Caleg Dapil Ogan Ilir 1 dari Partai Amanat Nasional (PAN) dengan nomor urut 3 yakni saudari Ikasari, bertempat di salah satu rumah warga dusun 1, Rt. 1, Desa Suak Batok, saudara Zainuri, Jum'at 21 Maret 2014 pada pukul 20.40 WIB. Sambutan tersebut disampaikan oleh Ikasari seusai melaksanakan dan mengikuti acara tahlilan memperingati 40 hari meninggal dunianya saudara Boby (Alm) akibat kecelakaan lalu lintas kendaraan bermotor roda dua beberapa waktu yang lalu di (Jalintim) Palembang-Indralaya di sekitar Km 16.
Dalam sambutanya, Caleg termuda dari Dapil OI 1, putri asal Desa Bakung, Caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN) dengan nomor urut 3, saudari Ikasari menyampaikan pidato orasi politiknya kepada sejumlah warga yang menghadiri acara tahlilan. Seusai acara tahlilan tersebut, Ika menyampaikan "Untuk pertama-tama, izinkanlah saya memperkernalkan diri saya terlebih dahulu kepada bapak-bapak, ibu-ibu dan juga kepada saudara-saudara ku sekalian yang hadir pada malam hari ini. Kita baru saja memperingati 40 hari meninggal dunianya saudara kita Boby (Alm). Semoga amal dan ibadah beliau semasa dia hidup dapat diterima oleh Allah SWT. Aamiin... Disini saya ingin memperkenalkan diri saya, nama saya adalah Ikasari, saya asli kelahiran Desa Bakung dan juga sampai pada saat ini saya masih berdomisili dan menetap di Desa Bakung, status saya masih lajang. Pada Pemilu Pileg 2014 kali ini, saya mencalonkan diri sebagai calon legislatif dari (PAN) dengan nomor urut 3, dan juga saya memohon doa dan dukungannya kepada semua masyarakat Desa Suak Batok. Mungkin tidak lama lagi sekitar 18 hari lagi kita akan menghadapi Pemilu Legislatif pada 9 April 2014 mendatang, disini perlu saya sampaikan kepada warga Desa Suak Batok program saya adalah saya ingin memajukan dan mensejahterahkan khususnya masyarakat Desa Suak Batok.
Dan juga saya ingin memberi saran, ya kalau saran saya ini diterima oleh warga Desa Suak Batok, disini kalau ada yang tidak setuju atau tidak ingin memilih saya dalam pencalonan saya sebagai caleg dari PAN nomor urut 3, saya sarankan kalau warga Desa Suak Batok ingin memilih caleg DPRD OI lainnya, sialahkan mendukung kandidat calon legislatif lainnya.
Kalau warga Desa Suak Batok tidak setuju dengan saya, disini saya sarankan juga pilihlah caleg DPRD OI asli putra daerah Kecamatan Indralaya Utara, kalau warga Desa Suak Batok ingin memajukan desa kita, pilihlah Caleg Indralaya Utara yang ingin benar-benar memajukan Desa Suak Batok.
"Saya juga pernah berkomunikasi/sering dengan Bapak Kepala Desa Suak Batok untuk memajukan Dusun Suak Batok, dia berkata sangat susah, karena tidak ada perwakilan di DPRD OI untuk Desa Suak Batok.
Kalau mengingat sejarah Desa Bakung dengan Desa Suak Batok sebelum pemekaran desa, warga Desa Suak Batok kalau menurut bahasa, Desa Suak Batok masih serumpun dengan Desa Bakung, kalau menurut pepatah dimana ada cerita pasti ada asal usul.
Akhir-akhir ini saya selalu sibuk pergi kedesa-desa untuk bersosialisasi, pergi pagi hari dari rumah pulang kerumah sudah larut malam, demi berjuang dan memohon doa dan dukungan kepada masyarakat dapil 1, khususnya mayarakat Indralaya Utara, agar dapat mendukung saya menjadi anggota legislatif di periode 2014-2019. Pada sore hari ini juga, saya baru pulang dari mengunjungi pondok pesantren yang ada di wilayah Desa Bakung, Kecamatan Indaralaya Utara, sehabis dari Ponpes tersebut, pulang kerumah sebentar dan langsung berangkat menuju ke Desa Suak Batok guna ingin meminta doa restu dan mohon dukungannya, agar dapat mendukung saya pada pemilihan legislatif pada 9 April mendatang.
Selain dari warga Dusun Bakung saya juga optimis waga Desa Suak Batok juga ingin mendukung saya menjadi anggota legislatif.
Saya tidak banyak berjanji kepada masyarakat Desa Suak Batok pada saat ini, saya hanya ingin memberikan bukti nyata khususnya kepada masyarakat Desa Suak Batok, mungkin selama ini kalau kita ingin berkomunikasi dengan wakil rakyat yang telah jadi/duduk di kursi DPRD OI, jangankan kita ingin mengusulkan sesuatu, mau bertemu saja lagi susah.
Disini juga saya mengundang kepada semua warga Desa Suak Batok, tolong sampaikan undangan saya kepada semua warga Desa Suak Batok dan juga kepada semua warga yang belum tahu/belum menerima undangan dari saya pada malam hari ini. Tolong disampaikan bahwa pada tanggal 4 Maret 2014 pada pukul 14.00 WIB, kami akan menggelar yasinan bersama, yaitu yasinan akbar yang berlokasi dekat Pasar Dusun 1 Desa Bakung Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten (OI).
Perlu saya sampaikan khususnya kepada warga Desa Suak Batok, dalam pencalonan saya ini, sebagai calon anggota legislatif, kami tidak menggunakan/memakai Timses politik yang memakai uang, Timses kami adalah Timses keluarga, dan Timses Karang Taruna. Dalam pencalonan saya sebagai calon legislatif pada tahun 2014 ini, saya memohon doa restu dari orang tua dan restu dari sanak keluaraga. Kalau dari segi keluarga, kalau warga Desa Suak Batok ingin merubah nasibnya, maka izinkanlah saya menjadi anggota DPRD OI pada periode 2014-2015. Karena kenapa kami terlalu emosional menyampaikan kata-kata ini, karena kami yakin masyarakat Desa Suak Batok ini semangat mendukung saya untuk menjadi anggota DPRD OI, "ujarnya.
Semetara itu perwakilan Karang Taruna Dusun Satu yang disampaikan langsung oleh Ketua Karang Taruna Dusun 1 Desa Suak Batok Soleh menyampaikan sambutanya dalam sesi tanya jawab, "Sebetulnya sangat banyak yang ingin kami sampaikan kepada adik kami saudari Ikasari Caleg DPRD OI. Permohonan yang akan kami sampaikan kepada adik kami adalah kami Karang Taruna Dusun Satu Desa Suak Batok, memerlukan batuan bola volly dan seragam kostum Karang Taruna sebanyak 130 kostum. Kalau menurut anggota Karang Taruna Dusun Satu Desa Suak Batok, itu juga kalau permintaan dan permohonan kami dapat dikabulkan oleh adik kita dari Ikasari, "ujar Saleh.
Jawab Ikasari, "Dengan penuh rasa senang hati saya mendengar apa yang disampaikan oleh kakak kita saudara Soleh selaku ketua Karang Taruna yang mewakili Karang Taruna Dusun Satu Desa Suak Batok. Yang pertama kalau ingin meminta bantuan kepada saya, seperti yang tadi disampaikan oleh kakak kita Soleh, kalau dengan segi ekomomi kami pada saat ini, mungkin disini juga ada yang tahu segi nasib dan ekonomi kami, dan saya tidak bayak berjanji mungkin setelah saya jadi anggota DPRD OI, InsyaAllah saya akan membantu permintaan Karang Taruna Desa Suak Batok, seperti yang telah disampaikan oleh perwakilan Karang Taruna Dusun 1 Desa Suak Batok, kami tidak berjanji kalau kami ada nantinya InsyaAllah akan kami bantu permintaan tersebut.
Kalau semua Karang Taruna Dusun 1,2,3, Desa Suak Batok membantu dan mendukung saya InsyaAllah, semua permohonan kalian akan terkabulkan kalau untuk sementara waktu ini kami sudah menyiapkan Organ Tunggal, kalau masyarakat Desa Suak Batok menginginkan bantuan Organ Tunggal kami sudah menyiapkannya kapan saja masyakat Desa Suak Batok membutukan bantuan Organ Tunggal tersebut.
Kalau untuk contoh surat suara masih dicetak, dan juga disini kami sosialisasikan untuk para lanjut usia (lansia) atau untuk nenek-nenek, kami sosialisasikan supaya nantinya pada pemilihan legislatif 9 April 2014 mendatang, supaya mengerti cara memilih yang benar, daripada suara mereka mubazir pada pemilihan nati.
Kalau untuk kertas suara DPRD kabupaten/kota warnanya hijau, lalu kita buka dan disitu kita lihat ada partai nomor 8 yakni partai PAN kita lihat caleg nomor urut 3, namanya Ikasari, nah itu lah nama saya, "paparnya.



HIKMAT MUSLIMAT NU OKI DILANTIK


IRDESS, KAYUAGUNG, OKI – Pengurus Himpunan Keluarga Da’iyah dan Majelis Ta’lim (Hikmat) Muslimat Nahdatul Ulama (NU) cabang Kabupaten OKI periode 2014-2019 resmi dilantik. Pelantikan dilakukan langsung Ketua Hikmat Muslimat NU Pusat, Dra Hj Sri Uthari SE MM di Gedung Kesenian Kayuagung, kemarin (24/3).
Ketua Hikmat Muslimat NU Pusat, Dra Hj Sri Uthari SE MM didampingi Ketua Muslimat NU Cabang OKI, Hj Siti Khoriyah mengatakan, program kerja yang sudah disiapkan pengurus Kabupaten OKI harus dilaksanakan secepatnya.
Pihaknya mengharapkan, seluruh warga Muslimat NU, Majelis Ta’lim NU harus menjadi umat yang terbaik dan mengajak semua kaum muslimin/muslimat, khususnya di daerah ini untuk berbuat kebaikan dan menjauhi perbuatan munkar.
Mengenai bidang yang ditangani Hikmat Muslimat NU di Indonesia dan daerah, Sri Uthari menjelaskan, program Hikmat Muslimat NU di tanah air dilakukan pada berbagai bidang seperti keagamaan, sosial, ekonomi, kesehatan yang ditujukan kepada siapa saja umat yang kehidupan ekonominya menengah ke bawah.
”Ini program mulia. Pengurus Hikmat harus mengenal muslimatnya. Diharapkan kami menjadi umat yang terbaik dan pelopor kehidupan di dunia ini. Kami bertekad menjadi garda yang utama untuk mengawal kaum muslimat ke jalan kebaikan,” ujar Sri usai pelantikan, kemarin (24/3).
Ketua Hikmat Muslimat NU Cabang OKI, Hj Jamila Jatmiko SpdI didampingi Umi Nashoik Diniyah selaku Wakil Ketua menegaskan, pihaknya sedang menyiapkan program kerja yang diselaraskan dengan Hikmat Pusat. Dalam waktu dekat, setiap program kerja akan diwujudkan, bukan hanya janji belaka.
Sedangkan Wakil Ketua Pengurus Cabang OKI, Yuristian Palimbani AHM SH mengucapkan selamat dan sukses serta bertugas kepada pengurus Hikmat Muslimat NU OKI.
Tugas yang diemban sangat mulia karena memberikan pencerahan bagi para Da’i, Majelis Ta’lim dan membina generasi muda agar terhindar dari perbuatan tercela seperti pergaulan bebas, minuman keras dan narkoba.
Pelantikan Hikmat Muslimat Cabang OKI dihadiri sejumlah Caleg dari Partai Nasdem seperti Ketua DPC Partai Nasdem OKI, H Solahuddin Djakfar dan Alfian Toni MSi. Alfian berkomentar, kehadiran kader Nasdem pada pelantikan Hikmat Muslimat NU karena ada kedekatan emosional diantara mereka.
”Ormas Nasdem dan kini menjadi Partai Nasdem dulunya juga dicetuskan oleh Ibu Khofifah Indar Parawangsa yang saat ini menjabat Ketua Umum Muslimat NU Pusat,” tukasnya.