Selasa, 21 Mei 2013

ST 2013 Terancam Tidak Selsai Tepat Waktu



KAYUAGUNG – Kendati sudah memasuki minggu terakhir pelaksanaan Sensus Pertanian (ST/2013) yang dilaksanakan secara serantak oleh pusat Badan Pusat Statistik (BPS) di seluruh indonesia pada 1 Mei hingga 31 mendatang, khususnya di kabupaten ogan komering ilir (OKI) terncam tidak selesai tepat waktu, pasalnya hingga saat ini pelaksanaannya baru mencapai 30 persen.
 
“pelaksanaan pendataan usaha rumaha tangga pertanian hingga saat ini berdasarkan laporan dari perugas pendataan baru mencapai 20 persen, “kata kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ogan Komering Ilir, Edi Subeno SE MSi kepada Koran ini, kemarin (20/5).

Menurut dia, pelaksanaan ST 2013 dilaksanakan sebanyak 920 petugas yang berasal dari masyarakat kabupaten OKI di 321 desa yang tersebar di 18 kecamatan.  Dalam pelaksanaannya dibagi menjadi dua tahap, yakni tahap pertama pemuktahiran rumah tangga dan tahap kedua tersebut.  “Saya yakin pada 31 Mei nanti kit akan selesai 100 persen,  “tandasnya.

Ditambahkan Edi, dalam pelaksanaan Sensus Pertanisa 2013 ini, semmua berasal dari program BPA pusat atau darni anggaran pendapatan belanja negara (APBN), namun untuk petugas yang melaksanakan pendataan di rekrut dari putra putri berasal dari kabupaten OKI beberapa bulan lalu dan sebelumnya dilakukan tes dan selanjutnya dilakukan pelatihan.

6 Cabup OKI Diarak Keliling Kota

KAYUAGUNG –Arak-arakan sudah menjadi tradisi di Kota Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), kali ini  6 pasangan calon Bupati (cabup) OKI yang akan bertarung tanggal 6 juni mendatang di arah keliling kota Kayuagung, hal ini sekaligus sebagai tanda bahwa pelaksanaan pemilu kada di Kabupaten OKI berlangsung emarak, damai  dan aman.
Pawai 6 pasangan kandidat ini diselenggarakan oleh Komisi pemilihan umum (KPU) Kabupaten OKI, dalam rangkaian deklarasi kampanye damai. Aarak-arakan dimulai dari taman segitiga emas di lepas langsung oleh Wakil Bupati OKI Engga Dewata Zainal. Para kandidat keliling menggunakan mobil dengan atap terbuka keliling kota Kayuagung di iringi oleh tim sukses masing-masing pasangan Cabup.
Pantauan KORAN SINDO Palembang arak-arakan dimulai pukul 11.30  WIB dan finis di Posko pemenangan masing-masing di dalam kota Kayuagung. Satu pasangan calon dibatasi hanya diiringi oleh 5 mobil dan 10 unit sepeda motor dari Tim sukses, urutan pawai sesuai dengan nomor urut masing-masing.
Sayangnya beberapa calon bupati tidak hadir dalam arak-arakan tersebut dan hanya diwakili oleh wakilnya saja. Mereka yang tidak ahdir Cabup Iskandar yang hanya diwakili oleh wakilnya Muhammad Rivai, kemudian kedua calon independen Sri Anggaraini hanya diwakili oleh wakilnya, begitu juga Brigjen Purn Bahir Alamsyah yang diwakili wakilnya Baharudin Ali.
Di urutan pertama kandidat nomor urut 3 yakni Zaitun Mawardi-Herman Thalib, urutan kedua kandidat nomor urut 4 pasangan Iskandar SE- M Rifai, selanjutnya nomor urut 5 pasangan Hj Tartila Ishak-Arif Akhadi dan terakhir nomor urut 6 pasangan Yusuf Mekki-Kuncoro Hadilukito.
“Walaupun beberapa Calon Bupati tidak hadir hal tersebut tidak mengurangi kemeriahan pawai dan penandatanganan deklarasi Kampanye damai, karena beberapa cabup yang tidak hadir diwakili oleh wakilnya masing-masing,” Kata ketua KPUD OKI Abdul hamid Usman.
Menurut Abdul Hamid, pihaknya telah menyampaikan jadwal kampanye kepada masing-masing pasangan calon."Kami harapkan semua pasangan calon mematuhi jadwal kampanye yang  sudah ditentukan oleh KPU, yang terpenting menggelar Kampaye dengan Damai, dengan adanya arak-arakan ini menunjukkan bahwa Kampanye di OKI memang semarak dan berlangsung damai," katanya.
Ketua Panwaslu Kabupaten OKI Deri Siswadi mengimbau kepada seluruh tim para kandidat dan masing-masing tim sukses harus siap menang dan siap kalah.” Jika nanti ada yang tidak puas dengan hasil pelaksanaan pilkada OKI jangan sampai mengambil tindakan anarkis, jika ada kecurangan silahkan gugat ke MK jangan berbuat anarkis,” tegas Deri.
Begitu Juga Kapolres OKI AKBP Agus Fatchulloh menegaskan kepada seluruh tim sukses yang berbeda paratai dan yang berbeda dukungan untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan pelaksanaan pilkada OKI.” Tim sukses harus meningkatkan koordinasi dengan Polisi terutama saat menggelar kampanye akbar, pelaksanaan Pilkada OKI harus berjalan dengan damai,” pungkasnya.
Selain penandatanganan deklarasi kampanye damai, kegiatan yang dihadiri oleh Ketua KPU Provinsi Anisatul Mardiah, M.Ag itu meberikan para kendidat untuk menyampaikan misi-visi kepada tim suksesnya masing-masing.

Senin, 20 Mei 2013

PPK dan Panwascam Terima Motor Dinas



KAYUAGUNG – Anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pengawas pemilu kecamatan (panwascam) kabupaten OKI tersenyum lebar.  Psalanya, pemerintah kabupaten (Pemkab) OKI, menyerahka bantuan kendaraan dainas roda dua jenis motor beberapa unit.
“Kita merasa bersyukur sebab pemkab OKI, telah memberikan bantuan operasional kedaraan dinas roda dua ini, “kata ketua KPUD OKI, H Abdul Hamis Usman melalui anggota divisi teknis penyelenggara, Ismanadi Umar dan anggota KPUD divisi logistik, Idham Khaik, kemarin.
Ismanadi Umar mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberika sehingga dengan adanya fasilita tersebut, memberikan kemudahan daam menjalankan tugas dilapangan.
Penyerahan bantuan operasional kendaraan dinas anggota PPK dan Panwascam tersebut berlangsung pada sabtu (18/5), bertempat di pendopoan.
Bupati OKI, H Ishak Mekki dalam sambutannya, berharap kepada anggota PPK dan panwascam menyelenggarakan proses pilkada dengan baikm sehingga kegiatan pesta demokrasi tersebut, berjalan dengan tertib dan lancar.

Panwaslu Gelar Bimtek



Tingkatkan SDM Kesektariatan Pawascam
KAYUAGUNG – Hari ini (20/5) bertempat di Parai Lake Hotel Teluk Gelam.  Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), panitian pegawas pemilihan umum (Panwaslu) OKI, menggelar bimbingan teknis (bimtek) dan rapat kerja bagiseliruh sekretaris panitia pengawas kecamatan (Panwascam) yang tersebar di 18 kecamatan OKI.

“Insay Allah, pukul 20.00 WIB, acara pembukaan bimtek kesektariatan pawascam se OKI akan dimulai , “Ujar ketua panwaslu OKI, Deri Siswadi SIP kepada koran ini, kemarin.

Dikatakannya, acara akan kembali dilanjutkan esok harinya, dengan pemberian materi dari badan pemeriksaan keuangan dan pembangunan (BPKP) provinsi sumatera selatan (Sumsel) dan sekaligus penutupan.”Kegiatan bimtek yang akan digelar ini juga, dalam rangka peningkatan sumber daya manusia (SDM) para sekretariat panwascam yang ada di kecamatan.  Dan sangat diperlukan, dalam hal menunjang tugas-tugas panwascam, khususnya dalam administrasi dan keuangann, “kata Deri.

Selain itu, menurutnya, bimtek ini juga bertujuan memberikan pemahaman kepada seluruh sekretariat panwascam tentang kebijakan pengelolaan dan penyelamat arsip dan mekanisme pertanggungjawaban penggunaan anggaran.

“Tata cara penguna anggaran dan kuasa penguna anggaran di panwascam supaya bisa berjalan sesuai peratura dan ketenntuan yang telah ditetapkan oleh panwaslu kabupaten, jelasya.

Massa Timses Dibatasi 5 Mobil dan 10 Motor



KAYUAGUNG – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), H Abdul Hamid Usman SH Mhum melalui Divisi Hukum dan Sosialisasi, Ihsan Hamidi SAg Mpdi mengatakan, pada saat pelaksanaan pawai damai besok (21/5), tiap pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) hanya boleh membawa massa atau tim sukses (Timses) 5 mobil dan 10 sepeda motor.

“KPU OKI tidak membatasi massa tiap pasangan calon yang ikut dalam pawai damai, namun kita hanya menbatasi penggunaan kedaraan, yaitu 5 mobil dan 10 motor, “ujarnya kepada koran ini,kemarin (19/5).

Dijelaskannya, dimana pada saat pawai damai anti akan langsung dikawal oleh KPU OKI baris terdepan kemudian tiap pasangan calon berdasarkan nomor urut pasangan dan dibariskan paling belakang akan dikawal oleh panitia pengawas pemilihan umum (panwaslu) OKI.
“Selain itu, pada pawai nanti juga akan dikawal oleh pihak kepolisian Resor (polres) OKI, Dandim 0402 dan pihak terkait lainnya, “terang Ihsan.

Menurutnya, dari 5 unit mobil dan 10 sepeda motor yang disediakan tersebut, timses bebas membawa masa sebanyaknya.  “Maksudnya, sebatas muatan kendaraan tersebut, jika mampu menampung 500, 1.000 – 2.00 dan seterusnya, iya silakan, asal tidak membahayakan, baik penumpang dan orang lain, “cetusnya.

Dia menambahkan, pawai damai akan digelar besok, direncanakan start dimulai dari taman segitiga emas kayuagung, kemudian keliling ke kota kayuagung dan kembali lagi ke lapangan segitiga emas.

“Pasangan calon akan pawai keliling kota kayuagung, nah untuk itu, kami imbau kepada timses yang agar dapat mengkoordinis pada saat pawai nanti agar hal yang merugikan atau yang tidak diinginkan tidak terjadi, “tandasnya.

Hari Ini, 6 Cabup OKI adu Visi dan misi



KAYUAGUNG – Mengawali masa kampanye pemilihan kepala daerah (pemilukada) kabupaten ogan komering ilir (OKI) yang akan dilaksanakan 6 juni mendatang, hari ini (20/5) enam pasangan calon bupati (cabup) dan calo bupati (cawabup) kabupaten oki periode 2014 – 2019 mulai melakukan adu visi dan misi.
 
Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan pemilukada, guna memberikan kesempatan kepada pasangan cabup-cawabup OKI unutk menyampaikan visi, misi, strategi dan kebijakan, yang akan dilaksanakan jika terpilih menjadi bupati OKI lima tahun ke depan.

Penyampaian visi dan misi pasangan calon ini, sebelumnya telah dijadwalkan oleh komisi pemilihan umum (KPU) kabupaten OKI.  “Sebagai lembaga enyelenggaraan pemilukada, sebelumnya KPU telah melakukan koordinasi dan menjadwalkan rahapan masa kampanye termasuk jadwal penyampaian visi dan misi cabup dan cawabup OKI.  namun karena penyampaian visi dan misi tersebut dipaparkan pada sidang paripurna istimewa dewan perwakilan rakyt daerah (DPRD), “ungkap kepala KPU OKI H Abdul Hamid Usman SH Mhum, melalui kepala sub. Bagian (kasubag) teknis dan Humas, Dedi Irawan,kepada koran ini,kemarin (19/5).
Dikatakanya Dedi, KPU Kabupaten OKI sebelumnya telah menetapkan jadwal kampanye para pasangan cabup dan cawabup ini dimulai 20 Mei – 2 Juni 2013 dengan dibagi dalam 6 zona yang terpisah.

Sesuai dengan jadwal kampanye yang telah ditetapkan ketua KPUD OKI, H Abdul Hamid Usman SH Mhum dan 4 orang komisioner Ismadi Umar SSos, Ihsan Hamidi SAg Mpdi, Syamsu Santi SE dan Idham Halik SE pada 1 Mei lalu, ditetapkan 20 Mei dimulai dengan kegiatan penyampaian visi misi kandidat di DPRD OKI,selanjutnya pada 21 Mei, akan digelar kampanye damai bersama (pawai keliling Kota kayuagung) dan 22 Mei – 2 Juni mendatang kampanye masing-masing zona sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

“Penyampaian visi dan misi pasangan cabup cawabup, merupakan salah satu tahapawal dalam masa kampanye.  Selanjutnya akan digelar kampanye akabar di 6 zona yang telah ditentukan.  Masing-masing pasangan calon berhak meggunakan jadwal kamapanye paling banyak 12 kali, “tegasnya.

Adapun pasangan cabup dan cawabup dimaksudkan yakni Hj. Tartila Ishak – Arif Akhadi, Iskandar SE – M Rifai, HM Yusuf Mekki – Tri Kuncoro, Zaitun Mawardi Yahya – H Herman Thalib, Bachrir Alamsyah – Baharudin Ali dan Pasangan Sri Anggraini – Suyahman.

Ratusan massa mendatangi Kantor Bupati (OI) dan Kantor KPUD (OI)

INDRALAYA-Sekitar 150 massa mendatangai Kantor Bupati Ogan Ilir (OI) dan kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kabupaten (OI) menuntut perbaikan tanggul penahan tebing di desa Nagasari, kecamatan Mura Kuang kabupaten (OI) dan juga menyatakan sikap Gopud pada pemilu Kada gubernur dan wakil Gubernur sumsel, kalau tanggul tidak di perbaiki didalam waktu dekat ini, senin (20/5) pada pukul 10.00 wib. Aksi tersebut di kawal ketat satuan Pengamanan dari SatPolPP, Sabara, intelkam Polres (OI) dan Ramil indralaya,

Dalam aksi tersebut disambut baik oleh Asisten 1 Herman, " Desa naga sari, atas nama Pemerintah kabuapaten ogan ilir sangat mengaspresasi dengan adanya aspirasi kalian dari beberapa tuntutan salah satunya penyangga tebing beberapa hari yang lalu pemerintah kabupaten (OI) telah mengirimkan tim untuk mengecek kondisi tanggul tersebut dan akan  membangaun dan memperbaiki tanggul penahan tebing dan saat ini kita telah mengajukan permohonan perbaikan tanggul tersebut kepada pemerintah Provinsi sumsel, " unjarnya

Kordinator lapangan Mansyur, "Kalau terlalu lama di perbaiki tembok penahan tebing tersebut bisa-bisa  lebih banyak Rumah-rumah berjatuhan kesungai, kalau tidak di tindak lanjuti tuntutan kami, kami akan melakukan Golpud dalam pemilihan kepada daerah (PILKADA) nanti, kita telah membaca suarat pengajuan pemerintah kabupaten (OI) keprovinsi sumsel tapi kita perlu bukti surat pengajuan tersebut untuk pegangan kami kalau benar-benar pemerintah (OI) sudah mengajukan kepemerintah Provinsi, "katanya

Salah satu anggota aksi yang ikut dalam aksi tersebut Kudus (40)  Perwakilan rumah yang mau hancur terkena dampak tanggul yang hancur,
, "Untuk ini kami warga desa Nagasari, kecamatan, Mura kuang kabupaten (OI) sangat mengharapkan sekali perhatian dan bantuan kepada bapak Bupati (OI), kami sebagai masyarakat kecil sangat mengharapkan bantuan ini, " unjarnya

Setelah selesai melakukan aksi dari kantor Bupati (OI) pada pukul 10.30 wib. Massa melanjutkan aksinya menuju Kantor (KPUD) (OI) untuk bertemu Ketua (KPUD) (OI) Amrah Muslimin, SE, M.si

Massa tiba di kantor (KPUD) pada pukul 10.55 wib. Dan  Massa mulai melakukan orasinya yang di pimpin kordinator lapangan Mansyur dan sambil menunggu ketua (KPUD) menyambut kedatangan mereka, mereka mulai menyampaikan tuntutannya kepada KPUD (OI)  Sambari membacakan pernyataan sikap, " kepada yth Bp KPUD(OI) kami menyatakan sikap kepada (KPUD) untuk pilkada nanti kami mengatas namakan masyarakat desa Nagasari, kecamatan mura kuang, tidak akan memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sumsel, kami menyatakan sikap kami akan  Golput, " unjarnya.

Beberapa menit kemudian ketua KPUD (OI) Amrah muslimin menemui sejumlah pengunjuk rasa amrah mengatakan, " kepada himpunan korban bencana alam, pernyatan sikap saya menyatakan menyambut baik kepada pengunjuk rasa yang datangnya dari desa, Naga sari, kalau memeng jalan putus surat suara tidak akan kami kirim ke desa naga sari karena  itu juga menjadi bahan pertimbangan bagi kami, kami berjanji akan menjadikan pernyataan sikap ini untuk bahan tindak lanjut KPUD (OI) untuk menindaklanjuti tuntutan massa desa nagasari ke KPU provinsi sumsel, "ujarnyaamrah

Mansyur, " kami meminta agar KPUD (OI) menandatangani surat pernyataan kami, surat pernyataan yang menyebutkan dan mengatasnamakan himpunan masyarakat korban bencana alam, bahwa KPUD (OI) tidak akan mengirimkan logistik Pemilu kada nanti kedesa Naga sari, " ungkapnya

Ketua KPUD (OI) amrah , " sebelum saya menanda tangani surat pernyatan tersebut kami ingin melihat kelapangan terlebih dahulu  apakah memeng surat tidak bisa dikirim karna jalan rusak dan tidak dapat masuk kesana, kalau memang sudah dilihat sesuai dengan tuntutan masyarakat desa naga sari, KPUD akan menanda tangani surat pernyataan tersebut,"amrah

Mansyur, "Kalau jalan tidak ada masalah tapi rumah kami yang akan ancur dan kami berkometmen akan Golput,paparnya

Amrah, " kalau KPUD (OI)  tidak mengirim logistik ke desa naga sari Kami yang akan di salahkan, hari ini atas nama KPUD (OI), menegaskan bahwa  kami tidak akan mendatangani surat pernyataan tersebut, KPUD (OI) tidak akan menghalangi massa untuk melakukan aksi dan juga massa  jagan sampai  menghalang-halangi tugas KPUD (OI), "tegas amrah

Massa mulai membubarkan diri dengan tertib dan aman pada pukul 11.10 wib dan langsung  melanjutkan aksinya kepemerintah provinsi sumsel