Selasa, 16 April 2013

Sebanyak 321 Peserta Ujian Paket C


INDRALAYA. Sebanyak 321 orang di Kabupaten Ogan Ilir yang mengikuti ujian paket-C yang pelaksanaannya berbarengan dengan pelaksanaan Ujian Nasional, demikian dikatakan kepala dinas pendidikan Kabupaten Ogan Ilir (OI) Drs. Sidharta, SE, MSi melalui Kasi pendidikan kesetaraan Dikluspora Dewi Yanuar, SE, MSi Senin (15/4) pada pukul
13:00wib sampai dengan selesai pada pukul 15:00wib.

"Untuk ujian paket C yang sekarang diikuti 321 peserta se kabupaten OI, dan pelaksanaannya bersamaan dengan ujian nasional", ujar Dewi.

Lebih jauh dikatakan Dewi, baru tahun ini pelaksanaan ujian paket C berbarengan dengan ujian nasional,  yang ikut  sekarang hanya untuk program IPS. Walaupun berbarengan waktunya ujian dilaksanakan siang harinya usai pelaksaan UN  di tujuh lokasi yang sudah di tentukan.

Adapun lokasi ujian paket C tersebut yaitu  SMAN 1 Tanjung Raja, SMSN 3 Tanjung Raja,  SMA Muhammadiyah Tanjung Raja, SMAN 1 Indralaya, SMAN 1 Pemulutan Selatan,  SMA Bhakti Suci Jaya Tanjung Batu dan  Ponpes Masdarul Ulum Pemulutan.

Mengenai soalnya juga dari pusat sama halnya dengan paket untuk UN, sementara usia peserta ujian paket C sekarang antara umur 17 hingga  45 tahun. Sementara untuk tahun ini ujian paket C akan dilaksanakan dua kali yaitu bulan April yang sekarang berbarengan dengan ujian nasional dan yang kedua pada bulan Juli 2013 nanti.

Berikut tim pengawasan ujian paket sama ketatnya dengan ujian nasional dengan kata lain. Peserta paket C dalam mengikuti ujian tidak bisa main main. Sementara nantinya bagi yang belum  berhasil lulus boleh mengikuti ujian paket C pada bulan Juli nanti

"Pengawasan ujian paket C samahalnya dengan pelaksanaan UN, sementara bila didapatkan peserta yang tidak lulus boleh mengikuti lagi pada periode ke dua pada bulan Juli nanti", ujar Dewi.

Begitu juga lembaran jawabannya langsung yang bertanggung jawab pihak unsri dalam artian samahalnya dengan jawaban UN langsung di bawa ke Balitek Unsri.

Senin, 15 April 2013

Penerimaan CPNS Tunggu Juknis



KAYUAGUNG – Kendati moratorium Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sudah dihapuskan akhir tahun 2012 lalu, namun pada tahun 2013 ini Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) masih menunggu petunjuk tekhnis dari pusat.
“Mengenai penerimaan CPNS tahun 2013 ini, Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) OKI belum bisa memberitahukan kepada masyarakat apakah akan ada penerimaan CPNS atau tidak, karena hingga sekarang belum ada petunjuk teknis pusat mengenai penerimaan CPNS tersebut, “kata kepala BKD, Maulana Aklil Sip Msi, melalui sekretarisnya, Agus Fauji.
Dijelaskannya, untuk jumlah total CPNS yang dibutuhkan Kabupaten OKI saat ini yakni sebanyak 2000 orang, termasuk tenaga kesehatan, pendidik dan strategis.  Sedangkan untuk pengusulannya ke pusat telah dilakukan pada 2011 yang lalu.
“Setelah usulan formasi yang diajukan sampai ke pusat, maka pusat menghitung kembali jumlah formasi yang dibutuhkan.  Lalu pusat mengusulkan kepada bagian keuangan, menpan, BKN, setelah itu jika memenuhi persyaratan maka untuk kebutuhan CPNS se- Kabupaten/Kota diberikan Kuota.  Nah jawaban dari pusat itulah diberitahukan kepada Kabupaten/Kota yakni sesuai dengan formasi yang dibutuhkan.
“Tetapi yang jelas hingga saat ini belum ada pemberitahuan dari pusat bahwa apakah OKI menerima CPNS tidaknya, “tandasnya

Selama 2013, PN Kayuagung Putus 117 Perkara



Kayuagung – Empat bulan pertama tahun 2013, perkara yang masuk di Pengadilan Negeri (PN) Kayuagung, Kabupaten Ogan Koreming Ilir (OKI) sebanyak 148 perkara dengan berbagai jenis kasus.  Namun dari jumlah tersebut yang telah berhasil diputuskan atau selesai dalam persidangan baru 117 perkara.  “pengadilan kita sejak awal Januari hingga sekarang ini telah memutuskan sebanyak 117 perkara dengan berbagai kasus, “kata ketua pengadilan Negeri kayuagung, Khuasaini SH MS saat dikonfirmasi Koran ini via telepon, kemarin (14/4).
Khusaiani menjelaskan, perkara pidana yang telah masuk di PN Kayuagung cukup tinggi, bahkan dalam satu tahun dapat mencapai 600 perkara kebih dengan berbagai jenis pidana.
Khusaini mencontoh, seperti tahun 2012 lalu ada sebanyak 560 perkara yang masuk di PN Kayuagung, diantaranya kasus narkoba, pencurian, pencurian dengan kekerasan (curas), penganiayaan, penggelapan/penipuan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pemcabulan, togel termasuk perjudian, senjata tajam (sajam), dan lain-lain.
“Sejak Januari 2012 hingga Desember lalu ada sebanyak 560 perkara yang masuk di PN Kayuagung, semua perkara tersebut berasal dari du kabupaten yakni Ogan Ilir (OI) dan Ogan Komering  Ilir (OKI), “ujarnya.
Untuk perkara yang masuk, tambah khusaini, bukan hanya sebagian saja yang telah diputus oleh PN Kayuagung dalam sidang.  “Perkara yang belum mampu diputuskan dalam tahun bersangkutan, maka akan tetap ditindak lanjuti dalam proses perssidangan tahun berikutnya dan perkara yang masuk ke PN Kayuagung selam Januari – April mencapai 148 dan yang sudah diputus sebanyak 117 perkara, “jelasnya.
Adapun kasus pidana tertinggi yang masuk dalam PN Kayuagung, sambung Khusaini yakni perkara pencurian, termasuk di dalamnya curas serta perampokan.  Lalu disusul perkara tertinggi kedua yakni perkara narkotika atau narkoba dengan berbagai jenis mulai dari narkoba jenis pil ektasi, sabu-sabu, ganja dan lain-lain.
Untuk perkara pencurian, termasuk curas cukup tinggi dan itu sama banyaknya dari dua kabupaten OKI dan OI.  Ditambah dengan perkara jenis lain, yakni seperti perkara KDRT, penggelapan/penipuan, cabul, sajam dan lainnya.

Sabtu, 13 April 2013

Sidakersa Siap Sukseskan Pilkada OKI



KAYUAGUNG – Kelurahan Sidakersa Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) siap untuk mensukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan diselenggarakan pada 6 Juni yang akan datang.  Hal tersebut disampaikan Lurah Sidakersa, M Nur kepada Koran ini kemarin (12/4).
“Secara keseluruhan di wilayah kelurahan kita ini dapat dikatakan cukup siap untuk melaksanakan pencoblosan.  Menurutnya langkah awal untuk suksesnya pilkada adalah dengan ikut aturan main yang telah disepakati bersama antara pihak KPU, Panwaslu dan tim pemenangan kandidat yang akan bertarung di pilkada nanti, “ujarnya.
Dikatakannya lagi, untuk Kelurahan Sidakersa ini disiapkan lima TPS yang masing-masing TPS rencananya akan ditempatkan dua orang Linmas, sebagai petugas penertiban dan keamanan.  Sehingga diharapkan kegiatan pilkada tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar, “terang M Nur.
Dia mengajak warga untuk gunakan hak pilihnya, pada pesta demokrasi Kabupaten OKI nanti dan ciptakan suasana kondusif, aman dan lancar, sehingga pilkada yang akan diselenggarakan 6 Juni mendatang dapat berjalan dengan apa yang diharapkan. (mg2)

Rapat Panitia Pemilihan Kecamatan (PKK) Tanjung Batu


Indralaya - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tanjung batu, pada hari jum'at (12/4) pada pukul 14:00wib menggelar rapat pleno penetapan Daftar pemilih tetap (DPT) di tingkat kecamatan bertempat di aula pertemuan kantor camat tanjung batu, selain di hadiri ketua dan anggota PPK dalam rapat pleno kali ini di hadiri juga oleh Camat Tanjung batu, M kapidin Hanafi, S.Sos, M.si, panwascam beserta seluru ketua PPS, masing-masing kecamatan tanjung batu.

Anggenda rapat pleno yang berlangsung selama satu jam itu membahas tentang penetapan DPT, dari masing-masing desa yang di jumlahkan secara keseluruhan.

Dari jumlah DPT yang ada di kecamatan tanjung batu sendiri berjumlah 31.999 mata pilih yang terdiri DPT perempuan berjumlah 16.339 orang sedangkan untuk DPT laki-laki berjumlah 15.660 orang yang tersebar di 93 TPS jumlah DPT untuk pilgub tahun ini mengalami penambahan pemili sekitar 2241 dari total jumlah DPT sebelumnya pada pilkada 2010 yang berjumlah 29758.

Ketua PPK kecamatan tanjung batu M syakir saat memberikan keterangan seputar DPT tersebut menjelaskan DPT yang telah di tetepkan sekarang biasanya tidalk akan bertambah lagi tetapi sebaliknya bisa saja berkurang.

Di jelaskan syakir pengurangan jumlah DPT tadi biasanya terjadi karena empat faktor yang Domonan yaitu, data pemilih ganda, perpindahan penduduk, pemilihan yang belum memenuhi syarat, serta pemili meninggal dunia.

Masih katanya, setelah di kaji di tingkat kecamatan, proses penetapan. DPDt tersebut selanjutnya akan berlangsung di KPUD tinglat kabupaten dan seterusnya di KPUD provinsi,"unjarnya

Dalam kesempatan yang sama camat tanjung batu, M. Kapidin Hanafi menyampaikan, masalah pemili biasanya sangat bersentuan langsung dengan pemilih, untuk itu lah camat berpesan kepada ketua PPS di masing-masing desa untuk bekerja eksra demi terlaksananya pemilihan yang jurdil, dan rahasia,"jelasnya

Acara rapat pleno itu pun beakhir setelah di lakukan penyerahan hasil laporan jumlah DPT yang do sampaikan kepada pemerintah kecamatan, panwascam dan ketua PPS dan anggota PPK,